contoh simulasi conveyor
terdapat 2 conveyor bila tombol start ditekan conveyor B akan berjalan sampai terdetek sensor B , sehingga conveyor B berhenti dan conveyor A berjalan
Conveyor A berjalan 5 box terdeteksi oleh sensor A, sehinnga conveyor A berhenti, kemudian menunggu beberapa detik dan conveyor B berjalah sehingga siklus berulang
dari ladders editor klik menu File>STEditor, sehingga ditampilkan editor untuk ST Script
ketik program sbb :
sb1 := sb and not lastsb;
lastsb := sb;
sa1 := sa and not lastsa;
lastsa := sa;
stop1 := stop and not laststop;
laststop := stop;
if stop1 then
ma := false;
mb := false;
count := 0;
en := false;
s := 0;
end_if;
case s of
0 :
if start and not stop then
s := 1;
end_if;
1 :
mb := true;
if sb1 then
mb := false;
count := 0;
s := 2;
end_if;
2 :
ma := true;
if sa1 then
count := count + 1;
if count = 5 then
ma := false;
s := 3;
end_if;
end_if;
3 :
en := true;
if flag then
en := false;
s := 1;
end_if;
end_case;
ton(en:=en,limit:=2000,flag=>flag);
kemudian daftarkan semua variabel yang digunakan pada tabel simbol, klik menu Modul>Edit Simbol pada ST Editor sehingga ditampilkan dialog sbb :
kemudian daftarkan semua variabel, sebagai contoh :
– isi textbox nama dengan START
– textbox Value dikosongkan
– tipe denagan nilai BIT
– usage pilih LOCAL
– setelah itu tekan tombol ADD
ulangi untuk variabel yang lain
untuk variabel ton pilih tipe FB dan pada value ketik TON
kemudian klik menu run->parse untuk mencek apakah syntax telah benar, untuk melihat hasil parser klik menu View>output, cek apakah ada tulisan spt SYNTAX ERROR atau ERROR
kemungkinan kesalahan yg terjadi kita belum mendaftarkan semua variabel, untuk itu kita harus kembali membuka tabel simbol (modul>Edit Simbol)
karena variabel yang belum didaftarkan secara otomatis didaftarkan dengan tipe UNKNOWN kita harus menghapus variabel tersebut (klik variabel tersebut kemudian tekan DElete)
setelah itu tambahkan variabel yang belum didaftarkan tersebut
setelah itu save kode diatas dengan mengetikan nama file pada textbox File pada kanan atas( contoh : test1001) dan klik menu File > save
untuk menjalankan program diatas file tersebut harus diload ke Window ladders editor
dari ladder editor ketikan nama file tersebut (test1001) pada textbox Operand1 pada baris atas dan klik menu File>Open
kemudian klik Run>Parse untuk mengalokasikan memori
kita akan menggunakan object animasi untuk memudahkan simulasi klik menu File>Studio sehingga ditampilkan studio editor
- klik pada studio editor untuk meletakkan tombol Start kemudian dari ladders editor klik menu modul>all simbols
klik variabel Start kemudian klik tombol Component dan pilih ButtonComp klik Ok, sehinnga object Button ditampilkan pada studio editor
- Ulangi untuk tombol Stop (variabel stop)
- Untuk menampilkan variabel count caranya sama seperti diatas dengan memilih variabel Count pada simbol tabel dan pilih component ViewDataComp
- klik pada studio editor untuk meletakkan konveyor A kemudian dari ladders editor klik menu modul>all simbols
klik variabel MA kemudian klik tombol Component dan pilih CComp, sehinnga object conveyor ditampilkan pada studio editor
- ulangi untuk conveyor B (variabel MB)
- untuk meletakkan object sensor pilih variabel SA kemudian tekan tombol Component dan pilih Sensor2Comp
kemudian pada studio editor pilih object sensor tersebut klik edit->properti pada field source ketik MA
- Ulangi untuk sensor B (variabel SB)
untuk menjalankan simulasi klik menu run>Execute Studio
untuk menghentikan simulasi klik menu Run > stop








